Budidaya Kroto Rumahan

By On Sunday, February 9th, 2014 Categories : Peternakan
Semut rangrang

Semut rangrang

Budidaya kroto rumahan Cara budidaya kroto rumahan salah satunya adalah budidaya kroto di media toples . Cara budidaya kroto ini semakin hari semakin banyak peminatnya mengingat kroto banyak dicari oleh para hobis dan peternak khususnya peternak burung. Bila Anda mendengar kata kroto, mungkin Anda teringat akan semut rangrang. Ya, kroto merupakan telur dari semut rangrang yang bewarna putih dan biasanya dimanfaatkan untuk pakan burung peliharaan. Dengan jumlah peternak dan penghobi burung yang kian meningkat, budidaya kroto menjadi bisnis alternatif yang patut Anda coba. Cara budidaya kroto berbeda dengan cara budidaya lele yang sudah marak sejak bertahun-tahun yang lalu, budidaya kroto masih sangat jarang peminatnya, sehingga butiran-butiran kroto dapat dengan mudah Anda sulap menjadi pundi-pundi rupiah mengingat harga kroto yang masih tinggi dan orang yang beternak kroto masih jarang ditemui.

Cara budidaya kroto sebenarnya mudah dan banyak variasi cara untuk membudidayakannya. Kebanyakan orang memilih cara ternak kroto dengan media toples karena alat yang digunakan relatif sederhana dan tentunya murah. Budidaya kroto di media toples dapat dijalankan dimana saja, termasuk di dalam rumah Anda. Pada kali ini kami akan menyajikan swdikit ulasan mengenai budidaya kroto rumahan yang mungkin dapat menjadi sumber referensi Anda.

Cara budidaya kroto di media toples:

Persiapan tempat

Memilih tempat yang tepat untuk budidaya kroto menjadi keharusan agar ternak kroto Anda sukses. Tempat untuk budidaya kroto yang baik adalah:

  • Teduh : toples untuk budidaya kroto tidak terkena sinar matahari secara langsung dan terus-menerus.
  • Tenang : Lokasi budidaya kroto sebaiknya di tempat yang tenang seperti jauh dari jangkauan anak-anak serta lalu-lalang penghuni rumah.
  • Tidak Terlalu Sempit : Cara budidaya kroto yang baik adalah dengan menggunakan lebih dari satu rak. Hal ini bertujuan untuk menghindari perkelahian antar semut rangrang.

Alat dan Bahan

Berikut ini bahan yang perlu Anda siapkan untuk memulai budidaya kroto :

  • Toples : Toples menjadi bahan penting dan wajib karena kita akan budidaya kroto di media toples. Pemilihan toples dapat berukuran berapa saja. Selanjutnya lubangi bagian bawah toples tersebut untuk keluar masuk udara serta keluar masuk pasukan semut Anda. Anda dapat menambah lubang kecil-kecil pada badan toples untuk memperlancar sirkulasi udara. Gambar di bawah ini sebagai contohnya bila toples dalam keadaan terbalik.
  • Nampan : Nampan digunakan untuk menjadi alas toples. Pilih nampan yang berdiameter lebih besar daripada diameter toples tadi.
  • Plester : Plester digunakan untuk menutupi toples agar semut cepat bersarang.
  • Penyangga : Penyangga digunakan diatas nampan untuk menyangga toples agar tidak terendam air. Penyangga ini dapat menggunakan batu bata atau lempengan besi.
  • Semut rangrang : Inilah yang berperan penting dalam budidaya kroto kita. Untuk mendapatkan semut rangrang, Anda dapat mencari atau membelinya. Namun untuk pemula yang baru belajar tentang cara budidaya kroto, kami menganjurkan untuk membeli saja semut rangrangnya. Bila semut rangrang sudah ada, Anda dapat memasukkannya ke dalam toples, begini caranya:
  1. Untuk memasukkan ke dalam toples, pastikan Anda tutup dahulu lubang toples tadi dengan plester.
  2. Buka tutup toplesnya dan masukkan pasukan semut Anda.
  3. Setelah itu tutup toplesnya dan balikan posisi toples sehingga tutup toples berada di bawah.
  4. Taruh di atas nampan yang sudah diberi air gula.
  5. Buka plester tadi agar semut dapat keluar masuk.

Begitulah kurang lebihnya budidaya kroto rumahan dengan media toples. Untuk hasil yang melimpah, Anda harus menambah jumlah semut dan toplesnya, bukan Anda hanya menambah semut sehingga memaksa berdesakan di toples yang udah sesak.

Budidaya Kroto Rumahan | | 4.5