Cara Memilih Benih Belut

By On Saturday, November 16th, 2013 Categories : Perikanan
Gambar benih belut

Gambar benih belut

Cara memilih benih belut – Benih belut yang paling bagus untuk di budidayakan adalah benih yang di hasilkan dari hasil budidaya (pembenihan sendiri), walau benih hasil tangkapan masih tetap dapat hidup dan dapat di besarkan di air bersih. Tetapi jika dalam cara penangkapannya tidak benar, belut dapat lama jika dibesarkan karena mengalami stres sehingga kita harus mengadaptasi nya terlebih dahulu dengan waktu yang cukup lama (tergantung teknik perawatannya), kalau teknik perawatannya salah, belut hasil tangkapan tersebut dapat mengalami kematian.

Seperti contoh benih belut yang di hasilkan dengan menggunakan setrum : cara penangkapan nya dengan Voltase terlalu tinggi, untuk pengadaptasian nya dapat mencapai 1 bulan bahkan dapat lebih dan jika dalam Proses pengadaptasian salah, dapat mengakibatkan kematian pada waktu pemeliharaan.

Jika dalam waktu menangkapnya (belut) dengan menggunakan alat setrum, apabila stik strum mengenai badan belut, belut tidak akan dapat tahan hidup lebih lama.

Belut hasil setruman akan tetap dapat hidup dan dapat dibesar di air bersih jika cara penangkapannya dengan tehnik yang benar misal: Voltase strum tidak terlalu besar, stik strum tidak mengenai badan belut, waktu penyetruman, tidak terlalu lama (belut tidak sampai kaku) dan Belut yang kita ambil dari tanah/lumpur yang subur itu juga sangat berpengaruh.

Ciri-ciri benih belut hasil Setruman antara lain: Pada bagian dubur berwarna kemerahan, pada bagian insang juga berwarna kemerahan. jika stik setrum mengenai badan belut, pada badan belut tersebut dalam waktu 2 hari atau lebih akan timbul luka seperti koreng dan lama-lama belut akan mati.

Ciri-ciri benih belut yang baik

  • Tidak semua benih belut bila kita pelihara akan dapat besar, adapun ciri-ciri balut yang dapat besar dan tidak Benih belut yang warna hitam dari kepala sampai ekor , benih ini tidak dapat besar.
  • Benih belut yang berwarna kemerah-merahan terang disekujur tubuhnya,benih ini tidak dapat besar.
  • Benih belut yang berwarna hitam dan panjang, lambat pertumbuhannya atau kemungkinan tidak dapat besar walau lama dipelihara.
  • Benih belut warna hitam kepala lebih besar (tidak proporsional) tidak baik untuk dibudidayakan karena tidak dapat besar. Benih ini kalau dipegang terasa agak keras.
  • Benih belut yang berwarna abu-abu paling besar seukuran jempol tangan namun perkembangannya sangat lambat.
  • Benih yang berwarna dominan coklat dan kehijau-hijauan seluruh tubuhnya,benih ini dapat besar bila di budidaya dan Benih ini kebanyakan di dapat dari sawah
  • Benih belut yang dominan warna “coklat bening” dan totol-totol hitam sangat bagus untuk dibudidayakan karena cepat besar dalam waktu singkat.
  • Benih yang paling bagus, warna rata-rata punggung kuning kecoklatan dan ada batikannya di bagian ekor, Di bagian Kepala ada “coretan-coretan” warna kuning, dada berwarna kuning / oranye. benih ini dapat mencapai ukuran sebesar pergelangan tangan orang dewasa.

Namun benih belut yang sudah kita yakini termasuk jenis belut yang dapat besar dan sudah memiliki ciri-cirinya, khusus untuk benih belut yang di hasilkan dari tangkapan alam, bahwa sanya belut tersebut ada yang tetap tidak mau besar bila kita budidayakan baik di media lumpur ataupun di media air bersih.

Akan tetapi belut diperoleh ada dari sawah yang subur dan tidak subur atau kurang subur, dapat jadi yang berwarna kuning pun,ada yang Kuntet, karena benih belut tersebut hidup di areal persawahan yang tidak banyak cacing Lor sawahnya. Sehingga pertumbuhannya terganggu. Dan ini ditunjukkan dengan banyak ditemukannya benih seukuran jari kelingking sudah matang gonad (perutnya sudah banyak mengandung butiran telur yang berwarna kuning), Kalau mereka sudah mengeluarkan telurnya, lalu kita tangkap untuk dipelihara, dapat jadi tidak dapat membesar walaupun sudah dipelihara selama lebih dari 4 bulan, akan tetapi masih dapat bertelur, karena fa’al tubuhnya sudah mendukung (dewasa) matang gonad walaupun badannya kecil. Karena lingkungannya kurang Gizi(kurang asupan makanan cacing lor dll).

Ciri-ciri benih belut yang sudah siap ditebar di kolam pembesaran

Belut yang sudah siap di tebar adalah belut sudah tidak ada yang mendongakan kepalanya keatas (permukaan air). Apabila masih ada benih belut yang mendongakan kepalanya keats dan sudah membalikan badannya segeralah diambil, pisahkan dengan benih yang sudah sehat.

Cara Memilih Benih Belut | | 4.5