Ternak Ikan Nila Merah

Cara budidaya ikan nila merah

Cara budidaya ikan nila merah

Ternak ikan nila merah – Ikan nila adalah jenis Ikan air tawar yang banyak disukai masyarakat. Oleh karena itu, saat ini ikan nila begitu populer sehingga banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Disamping untuk bisnis, ikan nila ini banyak disukai karena rasanya yang enak dan memiliki gizi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan, bahkan banyak meningkatkan kecerdasan. Di bawah ini kami akan mengulas tentang ternak ikan nila merah, yuk kita simak.

Persiapan kolam

  • Perataan kolam

Kerjakan perataan kolam Anda dengan menggunakan sorongan atau papan dan pembuatan kamalir dengan mengunakan cangkul, perataan kolam dapat di kerjakan sesudah proses air kolam. Mungkin Anda bertanya kenapa harus sesudah pengeringan air kolam dan pengambilan ikan yg tersisa dikolam? Karena kalau sehari sesudah pengeringan air kolam maka lumpur akan mulai mengeras sehingga sulit untuk diratakannya.

  • Pengeringan dasar kolam

Pengeringan dasar kolam dikerjakan 3-5 hari sesudah pengeringan air kolam. Pengeringan dasar kolam berfungsi untuk membunuh bibit penyakit dan supaya tanah dapat menyerap oksigen. Kerjakan pengeringan hingga tanah dasar kolam terlihat retak ,jadi Anda dapat berimprovisasi dalam mengeringkan dasar kolam semua tergantung keadaan cuaca daerah masing – masing. hanya didaerah subang pengeringan dikerjakan selama 3 – 5 hari tanah dasar kolam sudah terlihat retak. Jadi intinya hingga tanah dasar kolam Anda terlihat retak.

  • Pengapuran

Kerjakan pengapuran dasar kolam dengan takaran 0,5 gr/m2  jadi tinggal dikalikan luas kolam Anda masing – masing,berapa kapur yang Anda perlukan. Dan sesudah itu masukan air setinggi  mata kaki atau 5 – 10 cm biarkan selama 1 hari. Jangan lupa pake saringan saat memasukan air ke kolam.

Apa fungsi mengerjakan pengapuran? proses pengapurann dasar kolam berfungsi untuk membunuh bibit penyakit atau membunuh ikan tersisa dikolam sesudah pengeringan air kolam sekaligus menetralkan PH tanah. Kenapa ikan yang tersisa harus di bunuh?karena ikan yang tersisa dikolam akan menjadi hama. Karena waktu kita memasukan benih ikan,ikan yang tersisa tersebut akan memakan larva atau benih ikan yang baru kita tanam.

  • Pemupukan

Pemberian pupuk kandang dikerjakan dapat bersamaan dengan proses pengapuran kolam,tetapi lebih baik pemupukan dikerjakan sehari sesudah proses pengapuran. Takaran pupuk kandang adalah 50 gr/m2 jadi Anda masing – masing tinggal mengalikan dengan dengan luas kolam masing – masing. Contohnya luas kolam Anda 500 m2 * 50 gr = 25.000 gr = 25 kg,jadi Anda memerlukan pupuk kandang sebanyak 25 kg.cara pemberian pupuk dapat dikerjakan dengan cara disebarkan secara merata. Jika Anda menggunakan pupuk buatan takaran yang mesti Anda kerjakan adalah 2,5 gr/m2 . Anda sudah dapat menghitung sendiri,berapa pupuk buatan yang diperlukan.

Penggunaan pupuk buatan sebaiknya Anda gunakan ponska atau Anda juga dapat menggunakan urea dan TS yang sudah dicampurkan. Sebagai tambahan Anda dapat tambahkan EM4 dengan botol yang berwarna pink. Dengan takaran satu botol EM4 untuk satu hektar luas kolam.

Pengairan kolam

Sesudah proses pemupukan selesai aliri kolam tetapi sebelum dialiri dengan air,Anda harus membuat saringan/sosog di tempat atau paralon (pipa) pemasukan. Fungsi saringan/sosog/sulumbung selain untuk menyaring sampah yang masuk kekolam berfungsi juga sebagai penyaring untuk ikan gabus, lele atau jenis ikan2 lainnya yang dapat menjadi hama pada saat larva ikan dimasukan kekolam. Kerjakan pengairan kolam hingga kedalaman 50 cm,sesudah itu tutup air masuk ke kolam dan biarkan stagnan selama 7 – 10 hari sebelum larva/benih ikan nila dimasukan.

Pembiaran air selama 7 – 10 hari supaya planton,jentik nyamuk,cacing dan anak keong dapat tumbuh dengan maksimal karena berfungsi sebagai pakan alami yang baik untuk larva/benih ikan nila.perlu Anda perhatikan selama 7-  10 hari tersebut Anda harus rajin memeriksa sekeliling kolam tiap pagi hari kisaran jam 7 – 8 pagi.siapa tahu ada telur katak/kodok,kalau ada Anda buang karena sesudah menetas menjadi kecebong dapat memakan pakan ikan ketika ikan mulai diberi pakan pelet.selain itu periksa siapa tahu juga ada kebocoran kolam disebabkan kepiting/ketam dan Anda harus segera menutupnya.

Memasukan benih ikan

Tingkat kepadatan ikan/m2  yang baik adalah 30 – 50 ekor/m2  jangan lebih dari 50 ekor karena itu sudah maksimal, jangan terlalu jarang atau terlalu padat karena tidak bagus. Jadi hitungannya, contoh luas kolam Anda 500 m2  * 40 = 20.000 jadi Anda tanam benih ikan sebanyak 20.000 ribu ekor.

Perlu Anda perhatikan kembali sebelum memasukan benih ikan sehari sebelumnya coba Anda periksa warna air kolam apakah sudah hijau bening/transfaran itu sudah bagus, selanjutnya periksa juga apakah air masih berbau tidak sedap atau sudah tidak berbau?kalau sudah tidak berbau berarti kolam sudah siap dimasukan benih ikan,sedangkan kalau masih berbau tunggu beberapa hari lagi hingga tidak tercium bau apapun karena kolam yang airnya masih berbau itu tanda dari kandungan amoniak yang masih tinggi dan kalau Anda memaksa untuk dimasukan ,benih ikan akan mati ( banyak yang mati).

Selanjutnya Anda coba serok air dengan menggunakan planktonet periksa apakah terdapat ulat air/ucrit (ucit – ucit dalam bahasa sunda ) atau tidak?dan jika terdapat banyak ulat air sebaiknya Anda mekerjakan penyemprotan dengan menggunakan chix sehari sebelum pemasukan benih ikan.

Sehari sesudah proses penyemprotan selesai,pemasukan benih ikan sebaiknya dikerjakan pada pagi dan sore hari pada saat suhu air tidak terlalu tinggi.

Dan sebelum benih ikan dimasukan sebaiknya dikerjakan penyesuaian suhu air di dalam plastik pengepakan dengan air kolam ( aklimatisasi ) selama 15 menit. Supaya benih ikan tidak stress saat dimasukan kedalam kolam. Sesudah proses aklimatisasi selesai Anda dapat kerjakan pemasukan benih ikan nila,proses pemasukan benih sebaiknya kerjakan dengan perlahan – lahan agar benih tidak stres. Sesudah selesai memasukan benih ikan nila,biarkan selama 10 hari jangan di aliri air.

Fungsi kolam di biarkan stagnan selama 10 hari sesudah pemasukan benih supaya plankton,jentik nyamuk dan makanan alami lainnya tidak terbuang lewat pipa pembuangan. Jadi benih ikan nila dapat optimal memakan makanan alami tersebut.

Pemberian pakan ikan

Proses pemberian pakan saat pertama kali Anda kerjakan adalah sesudah 10 hari benih ikan nila di masukan atau ketika benih ikan mulai muncul dipermukaan air.

Takaran pemberian pakan adalah :

  • Ukuran larva – 8 gr => 10 – 20 % dari biomasa
  • Ukuran 10 gr => 5 – 10 % dari biomasa

Sebagai contoh hitungannya :

ikan ukuran 8 gr berapa banyak pakan harus diperlukan?

Berarti 8 * 40000 * 10 % = 320000 * 10 % = 32000 gr = 32 kg

Jadi perhari Anda harus memberi pkan sebanyak 32 kilo di bagi 3 – 4 kali pemberian pakan. jadwal pemberikan pakan sebaiknya di mulai jam 8 – 9 pagi atau pada saat air kolam mulai terasa hangat.jangan kerjakan pemberian pakan di air kolam yang masih dingin karena ikan tidak akan memakannya sehingga banyak pakan yang terbuang,selain itu menyebabkan air kolam menjadi bau (beramoniak) dan menyebabkan ikan menjadi sakit dan mati.

Pemberian pakan sebaiknya Anda oplos antara pakan pelet silem dan apung,selain untuk mengurangi biaya pembelian pakan apung yang mahal hasil panen juga dapat optimal ( karena kami sudah mempraktekannya ).

Pada awal pemberian pakan Anda dapat menggunaka pelet silem sebanyak 50 – 100 kg dan seterusnya dapat Anda gunakan pelet apung hingga panen.

Pada saat Anda memberikan pakan ke benih sebaiknya jangan terburu – buru tetapi sedikit – sedikit karena pemberian pakan terlalu banyak dapat menyebabkan ikan makan tidak optimal sehingga banyak pakan ikan yang tidak termakan sehingga mengendap di dasar kolam ( terutama yang menggunakan pakan silem)plus lagi Anda lihat kondisi ikan,apakah ikan lahap atau tidak pas di beri makan?kalau terlihat tidak lahap sebaiknya Anda kurangi dulu proses pemberian pakan dan periksa apa penyebabnya?kondisi air yang masih dingin dibawah 300C dapat jadi penyebabnya,kalau begitu Anda tunggu hingga air kolam terasa hangat.atau dapat juga aliran pemasukan air tertutup sehingga air bau karena tidak tersirkulasi dengan benar dan oksigen di air kolam sedikit. Selain itu sebaiknya Anda menggunakan pakan yang berkualitas baik dengan kadar protein 34 %.

loading...

Pencarian Ternak Ikan Nila Merah

cara pemijahan ikan nila di kolam terpal, pemijahan belut diair bersih, cara membuat kolam terpal ikan nila, budidaya ikan nila di kolam terpal pdf, budidaya arwana di kolam terpal, suara pemanggil ikan mp3, em4 untuk ikan nila, cara budidaya ikan patin di kolam beton, pakan indukan lele cepat bertelur, pemijahan ikan nila di kolam terpal

Artikel Terkait Ternak Ikan Nila Merah

Ternak Ikan Nila Merah | | 4.5